Belajar Bersama, Berbagi Pengetahuan

Selamat datang di Belajar Bersama
__________________________________________________________________________________________________________________________
Minggu, 02 Juni 2013

Pantun


   Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Pantun berasal dari kata patuntun dalam bahasa Minangkabau yang berarti "petuntun". Dalam bahasa Jawa, misalnya, dikenal sebagai parikan, dalam bahasa Sunda dikenal sebagai paparikan, dan dalam bahasa Batak dikenal sebagai umpasa (baca: uppasa). Lazimnya pantun terdiri atas empat larik (atau empat baris bila dituliskan), setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a). Pantun pada mulanya merupakan sastra lisan namun sekarang dijumpai juga pantun yang tertulis.
   Semua bentuk pantun terdiri atas dua bagian: sampiran dan isi. Sampiran adalah dua baris pertama, kerap kali berkaitan dengan alam (mencirikan budaya agraris masyarakat pendukungnya), dan biasanya tak punya hubungan dengan bagian kedua yang menyampaikan maksud selain untuk mengantarkan rima/sajak. Dua baris terakhir merupakan isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut.
   Sebagai alat pemelihara bahasa, pantun berperan sebagai penjaga fungsi kata dan kemampuan menjaga alur berfikir. Pantun melatih seseorang berfikir tentang makna kata sebelum berujar. Ia juga melatih orang berfikir asosiatif, bahwa suatu kata bisa memiliki kaitan dengan kata yang lain.
   Secara sosial pantun memiliki fungsi pergaulan yang kuat, bahkan hingga sekarang. Di kalangan pemuda sekarang, kemampuan berpantun biasanya dihargai. Pantun menunjukkan kecepatan seseorang dalam berpikir dan bermain-main dengan kata.
   Namun demikian, secara umum peran sosial pantun adalah sebagai alat penguat penyampaian pesan.
   Menurut Sutan Takdir Alisjahbana fungsi sampiran terutama menyiapkan rima dan irama untuk mempermudah pendengar memahami isi pantun. Ini dapat dipahami karena pantun merupakan sastra lisan.
   Meskipun pada umumnya sampiran tak berhubungan dengan isi kadang-kadang bentuk sampiran membayangkan isi. Sebagai contoh dalam pantun di bawah ini:

Air dalam bertambah dalam
Hujan di hulu belum lagi teduh
Hati dendam bertambah dendam
Dendam dahulu belum lagi sembuh
Berikut ini adalah beberapa jenis pantun
1. Pantun Adat

Menanam kelapa di pulau Bukum
Tinggi sedepa sudah berbuah
Adat bermula dengan hukum
Hukum bersandar di Kitabullah

Ikan berenang lubuk
Ikan belida dadanya panjang
Adat pinang pulang ke tampuk
Adat sirih pulang ke gagang

Lebat daun bunga tanjung
Berbau harum bunga cempaka
Adat dijaga pusaka dijunjung
            Baru terpelihara adat pusaka
2. Pantun Agama

Banyak bulan perkara bulan
Tidak semulia bulan puasa
Banyak tuhan perkara tuhan
Tidak semulia Tuhan Yang Esa

Daun terap di atas dulang
Anak udang mati di tuba
Dalam kitab ada terlarang
Yang haram jangan dicoba

Bunga kenanga di atas kubur
Pucuk sari pandan Jawa
Apa guna sombong dan takabur
Rusak hati badan binasa
3. Pantun Budi

Bunga cina di atas batu
Daunnya lepas ke dalam ruang
Adat budaya tidak berlaku
Sebabnya emas budi terbuang

Di antara padi dengan selasih
Yang mana satu tuan luruhkan
Diantara budi dengan kasih
Yang mana satu tuan turutkan

Apa guna berkain batik
Kalau tidak dengan sujinya
Apa guna beristeri cantik
            Kalau tidak dengan budinya
4. Pantun Jenaka
Pantun Jenaka adalah pantun yang bertujuan untuk menghibur orang yang mendengar, terkadang dijadikan sebagai media untuk saling menyindir dalam suasana yang penuh keakraban, sehingga tidak menimbulkan rasa tersinggung, dan dengan pantun jenaka diharapkan suasana akan menjadi semakin riang.

Orang Sasak pergi ke Bali
Membawa pelita semuanya
Berbisik pekak dengan tuli
Tertawa si buta melihatnya

Jalan-jalan ke rawa-rawa
Jika capai duduk di pohon palem
Geli hati menahan tawa
Melihat katak memakai helm

Limau purut di tepi rawa,
buah dilanting belum masak
Sakit perut sebab tertawa,
melihat kucing duduk berbedak
5. Pantun Kepahlawanan
Pantun kepahlawanan adalah pantun yang isinya berhubungan dengan semangat kepahlawanan

Adakah perisai bertali rambut
Rambut dipintal akan cemara
Adakah misai tahu takut
Kamipun muda lagi perkasa

Hang Jebat Hang Kesturi
Budak-budak raja Melaka
Jika hendak jangan dicuri
Mari kita bertentang mata

Kalau orang menjaring ungka
Rebung seiris akan pengukusnya
Kalau arang tercorong kemuka
Ujung keris akan penghapusnya
6. Pantun Nasihat

Kayu cendana di atas batu
Sudah diikat dibawa pulang
Adat dunia memang begitu
Benda yang buruk memang terbuang

Kemuning di tengah balai
Bertumbuh terus semakin tinggi
Berunding dengan orang tak pandai
Bagaikan alu pencungkil duri

Parang ditetak ke batang sena
Belah buluh taruhlah temu
Barang dikerja takkan sempurna
Bila tak penuh menaruh ilmu
7. Pantun Teka-teki

Kalau tuan bawa keladi
Bawakan juga si pucuk rebung
Kalau tuan bijak bestari
Binatang apa tanduk di hidung?

Beras ladang sulung tahun
Malam malam memasak nasi
Dalam batang ada daun
Dalam daun ada isi

Terendak bentan lalu dibeli
Untuk pakaian saya turun ke sawah
Kalaulah tuan bijak bestari
Apa binatang kepala di bawah ?

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.-Pantun

Parikan utawa Pantun

Parikan utawa pantun-Parikan iku  unen-unen kang kadadeyan saka rong perangan ukara, kang pandhapuke nganggo purwakanthi guru swara. Perangan ukara kapisan dadi pambuka utawa purwaka dene perangan ukara kapindho dadi wose utawa isine. Werna-wernane parikan kaya ngisor iki.
a. Parikan kang kadadeyan saka (4 wanda + 4 wanda) x 2, tuladhane:
    1. Numpak sepur, mangan bubur,
        Bocah jujur, bakal luhur
    2. Ngasah arit, nganti landhep,
        Dadi murid, kudu sregep
    3. Awan-awan, golek kayu
        Tiwas dandan, ora melu
b. Parikan kang kadadeyan saka (4 wanda + 8 wanda) x 2, tuladhane:
    1. Kembang mawar, ditandur pinggir pageran,
        Ati sabar, antuk rahmating Pangeran
    2. Tuku kaca, menyang kutha Wanasaba,
        Sregep maca, sugih ilmu akeh kanca
    3. Kembang menur, ditandur ing pinggir sumur,
        Watak jujur, ati bungah sugih dulur
c. Parikan kang kadadeyan saka (8 wanda + 8 wanda) x 2, tuladhane:
    1. Iwak teri jangan terong,
        Sega adhem rada pera,
        Anyingkiri watak sombong,
        Ati tentrem sugih kanca
    2. Ana sawah nandur pari,
        Pari lemu ati bungah,
        singkirana watak dhengki,
        Watak dhengki gawe susah
    3. Udan-udan bakar jagung,
        Ngonmbe wedang gula batu,
        Akeh utang dadi bingung,
        Rina wengi ora turu

Parikan utawa pantun

Mengenal Aksara Jawa


Aksara jawa, yaitu hanacaraka atau carakan adalah aksara turunan aksara brahmi yang digunakan atau pernah digunakan untuk penulisan naskah-naskah berbahasa jawa, bahasa makasar,bahasa  sunda,bahasa  sasak. Bentuk aksara jawa yang sekarang sudah tetap sejak masa kesultanan mataram (abad 17) tetapi bentuk cetaknya baru muncul pada abad 19. Aksara ini adalah modifikasi dari aksara kawi yang digunakan sekitar abad ke-8 sampai abad ke-16.
Untuk menulis aksara jawa, digunakan 20 konsonan dasar yang disebut sebagai aksara nglegena. Ke-20 konsonan tersebut adalah sebagai berikut.
aksara jawa
aksara jawa

Huruf “ha” dapat merepresentasikan vokal kosong, yang digunakan dengan tanda baca untuk membentuk huruf vokal independen.
Ketika sebuah konsonan kosong muncul di tengah kalimat, tanda baca pangkon tidak digunakan. Namun huruf setelah konsonan kosong tersebut berubah menjadi bentuk subskrip yang disebut pasangan. Setiap huruf konsonan Jawa memiliki pasangan, dengan bentuk dan penataan yang beragam. Namun umumnya, pasangan berada dibawah garis penulisan dan memiliki bentuk yang berbeda dari konsonan dasarnya.
pasangan aksara jawa

Terdapat dua macam tanda baca konsonan, yaitu tanda baca pengakhir konsonan (sandhangan panyigeging wanda) dan tanda baca penyisip konsonan (sandhangan wyanjana).
tanda baca aksara jawa
sandhangan panyigeging wanda

tanda baca aksara jawa
sandhangan wyanjana

Beberapa huruf Jawa memiliki bentuk murda yang hampir setara dengan huruf kapital pada huruf latin. Namun murda hanya digunakan untuk menuliskan nama gelar, nama diri, nama geografi, atau nama lembaga, tidak untuk awal kalimat. Apabila sebuah nama ingin dikapitalisasi, suku kata pertamanya ditulis dengan aksara murda.
aksara murda

Kebanyakan bunyi yang tidak terdapat dalam bahasa Jawa asli ditulis dengan huruf yang bunyinya mendekati ditambah tanda cecak telu. Huruf semacam ini disebut rekan atau rekaan, dan dapat dibagi menjadi dua jenis; rekan untuk menulis bunyi dari bahasa Arab, dan rekan untuk huruf latin dan bahasa-bahasa Eropa seperti bahasa Belanda.
aksara rekan
rekan arab

aksara rekan
rekan latin

Aksara swara adalah huruf yang merepresentasikan sebuah bunyi vokal mandiri, dimana terdapat lima untuk vokal dasar.
aksara swara

sandhangan swara, tanda baca ini dipakai sebagai pengubah bunyi vokal dalam tulisan Jawa. Selain vokal yang terdapat pada bentuk mandiri, terdapat beberapa sandhangan yang tidak mempunyai bentuk mandiri unik. Sandhangan tersebut adalah pěpět untuk vokal /ə/, pěpět-tarung yang digunakan dalam penulisan Sunda untuk vokal /ɤ/.
sandhangan

Sistem angka Jawa mempunyai numeralnya sendiri, yang hanya terdiri dari angka 0–9 sebagai berikut:
angka jawa
Semoga artikel kali ini bermanfaat bagi kita semua.-Aksara Jawa/hanacaraka

Cara Membuat Buku Tamu Melayang di Sisi Kanan Blog

Cara Membuat Buku Tamu Melayang di Sisi Kanan Blog- Membuat buku tamu di blog dapat mempercantik tampilan blog kita. selain itu pengunjung juga dapat berkomentar melalui buku tamu ini. Kita dapat memasang buku tamu dengan berbagai cara. Ada yang memasang buku tamu pada sidebar, ada yang mebuat halaman tersendiri unutk buku tamu, dan ada juga yang membuat buku tamu melayang/ buka tutup di sisi kanan blog. Untuk membuat buku tamu, kita dapat mendaftar di cbox. Setelah mendaftar kita dapat mengatur tampilan buku tamu, dan mendapatkan kode buku tamu tersebut. Kemudian kita dapat memasang buku tamu di blog. Di artikel ini akan dibahas bagaimana cara membuat buku tamu melayang di blog. Untuk yang menginginkan memasang buku tamu melayang di blog dapat mengikuti langkah-langkah berikut.
Cara membuat buku tamu melayang di sisi kanan blog:
1. Daftar di cbox , dan dapatkan kode buku tamu
2. Login ke blogger
3. pilih tata letak
4. Klik tambah gadget
5. pilih HTML/JavaScript
6. Copy dan paste kode dibawah ini

<style type="text/css">
#gb{
position:fixed;
top:50px;
z-index:+1000;
}
* html #gb{position:relative;}
 
.gbtab{
height:100px;
width:30px;
float:left;
cursor:pointer;
background:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikVyGijwlRI1hUsqLuLFZlZ3uRvTrlBAL-ULiNYfrFxXvzOntCUsyUqOVjUDZ8kaF0KMc20jG7bC6ZK4ArCA_9NkodD1gEGaGwzdVBckfFSLcXT1MhaiyUC2q5ZDgIZzDOJj0X7oBgthQ/s1600/Buku+Tamu.png') no-repeat;
}
.gbcontent{
float:left;
border:2px solid #A5BD51;
background:#F5F5F5;
padding:10px;
}
</style>

<script type="text/javascript">
function showHideGB(){
var gb = document.getElementById("gb");
var w = gb.offsetWidth;
gb.opened ? moveGB(0, 30-w) : moveGB(20-w, 0);
gb.opened = !gb.opened;
}
function moveGB(x0, xf){
var gb = document.getElementById("gb");
var dx = Math.abs(x0-xf) > 10 ? 5 : 1;
var dir = xf>x0 ? 1 : -1;
var x = x0 + dx * dir;
gb.style.right = x.toString() + "px";
if(x0!=xf){setTimeout("moveGB("+x+", "+xf+")", 10);}
}
</script>

<div id="gb">

<div class="gbtab" onclick="showHideGB()"> </div>

<div class="gbcontent">

>>>MASUKAN SCRIPT CBOX ANDA DISNI<<<

<div style="text-align:right">
[Pasang Widget]
|<a href="javascript:showHideGB()">
[tutup]
</a>
</div>

</div>

<script type="text/javascript">
var gb = document.getElementById("gb");
gb.style.right = (30-gb.offsetWidth).toString() + "px";
</script></div>

7. Ganti tulisan >>>MASUKAN SCRIPT CBOX ANDA DISNI<<< dengan kode buku tamu anda
8. Simpan dan lihat hasilnya

Semoga artikel ini bermanfaat, terimakasih.- Cara Membuat Buku Tamu Melayang di Sisi Kanan Blog
Jumat, 31 Mei 2013

Cara Mudah Menghilangkan Navbar di Blogger

Cara Mudah Menghilangkan/Menghapus Navbar di Blogger- Jika anda membuat blog dan menggunakan template bawaan dari blogger, pada bagian atas blog anda akan ada navbar. untuk menghilangkan navbar tersebut kita tidak perlu memakai cara yang sulit. Untuk menghilangkan/menghapus navbar dengan mudah ikuti langkah-langkah berikut.

1. Login ke blogger
2. pilih tata letak
3. klik edit pada navbar





4. Kemudian klik off
































5. Klik simpan
6. Buka blog anda dan lihat hasilnya

Semoga bermanfaat-Cara Mudah Menghilangkan Navbar di Blogger