Belajar Bersama, Berbagi Pengetahuan

Selamat datang di Belajar Bersama
__________________________________________________________________________________________________________________________
Tampilkan postingan dengan label mamalia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mamalia. Tampilkan semua postingan
Selasa, 04 Juni 2013

Gajah Asia

gajah asia
Gajah Asia


Gajah Asia (Elephas maximus), kadang dikenal dengan nama salah satu subspesiesnya,Gajah India, adalah satu dari tiga spesies gajah yang masih hidup, dan merupakan satu-satunya spesies gajah dari genus Elephas yang masih hidup. Hewan ini adalah hewan darat terbesat di Asia.[3] Gajah Asia adalah spesies terancam karena habitat yang terus berkurang dan perburuan liar,[4] populasi gajah di alam liar tersisa antara 41,410 sampai 52,345.[2]Gajah Asia cenderung berumur panjang, dengan usia tertua yang diketahui mencapai 86 tahun.
Hewan ini banyak didomestikasi. dan telah digunakan dalam kehutanan di Asia Selatan danTenggara selama berabad-abad dan digunakan juga untuk tujuan seremonial. Sumber-sumber sejarah mengindikasikan bahwa hewan ini kadang digunakan selama musim panen dalam kegiatan penggilingan. Gajah liar dapat dimanfaakatn untuk menarik wisatawan, namun hewan ini juga merusak panen, dan dapat memasuki perkampungan untuk merusak perkebunan.
Gajah Asia menghuni kawasan padang rumput, hutan hijau tropis, hutan semi-hijau, hutan gugur lembab, hutan gugur kering dan hutan berduri kering. Selain itu mereka juga biasa hidup di hutan tanaman, hutan sekunder dan semak belukar. Beberapa dari tipe habitat gajah ini bisa mencapai ketinggian 3.000 m (9,800 kaki) di atas permukaan laut.
Ada tiga subspesies gajah Asia yang dikenal:[2][3]
Di China, gajah Asia hanya terdapat di prefektur XishuangbannaSimao, dan Lincang di selatan Yunnan. Di Bangladesh, hanya terdapat sebagian populasi gajah yang terpencil diBukit Chittagong.


Gajah

gajah
gajah


Famili Elephantidae (gajah) adalah mamalia darat terbesar yang masih hidup, serta famili dari ordo Pachyderm, dan satu-satunya famili yang tersisa dari ordo Proboscidea.
Gajah adalah salah satu hewan yang ada di Indonesia.[rujukan?] Gajah adalah binatang menyusui (mammalia) dan merupakan hewan darat terbesar di dunia.[1] Terdapat 2 spesies gajah di dunia yaitu:
  1. Gajah Asia atau Gajah India (Elephas maximus).[2]
  2. Gajah Afrika (Loxodonta aricana).[3]
Periode kehamilan gajah adalah 22 bulan, masa kehamilan terlama dibandingkan hewan darat lainnya.[4] Berat anak gajah pada umumnya 120 kilogram dan seekor gajah bisa hidup selama kurang lebih 70 tahun.[5]
Gajah juga pernah digunakan dalam peperangan sebagai gajah perang, yang digunakan untuk menyerang musuh.[6] Gajah adalah satu-satunya mamalia di dunia yang tidak bisa melompat.[7]
Pernyebaran gajah di Asia meliputi IndiaAsia Tenggara termasuk Indonesia bagian barat dan Sabah (Malaysia Timur).[14] Sedangkan gajah di Afrika pernyebarannya meliputi sebagian besar daratan Afrika yang berupa padang rumput.[15] Di Indonesia, gajah terdapat diSumatera (gajah Sumatera) dan di Kabupaten NunukanKalimantan Timur (gajah Borneo).
Meskipun berbadan besar, gajah adalah hewan perenang yang handal. Mereka dapat berenang selama 6 jam dan menempuh jarak hingga 50 km.[5]
Gading gajah yang besar merupakan sepasang gigi seri pada bagian depan rahang atas, yang terus tumbuh selama gajah hidup meskipun tidak tumbuh terlalu panjang.[7]
Tengkorak gajah yang besar dan kuat, berisi otak yang sangat cerdas.[7] Oleh karena itu, gajah mempunyai ingatan yang sangat baik dan jarang melupakan perintah - perintah yang telah diajarkan.[8] Seekor gajah mampu mengingat 25 perintah atau aba - aba dan mampu membuat alat untuk digunakan sendiri, sebagai contoh, gajah akan mematahkan tonggak kayu untuk menggaruk punggungnya.[3]
Oleh karena daya ingat gajah, seorang novelist terkenal Agatha Christie, membuat novel yang berjudul ''Elephants Can Remember''.[19]Berkisah tentang seorang penulis Adriadne Oliver yang menuliskan cerita nyata mengenai pembongkaran kasus bunuh diri dua orang temannya 12 tahun yang lalu dibantu oleh detektif Belgia Hercule Poirot.

Paus (Mamalia)

paus
paus

Paus atau lodan (khusus yang bergigi dan bukan berukuran kecil) adalah sekelompokmamalia yang hidup di lautan. Sebutan "paus" diberikan pada anggota bangsa Cetacea yang berukuran besar. Paus bukan tergolong dalam keluarga ikan. Paus mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
Paus purba berevolusi pada pertengahan tempo Eocene, kira-kira 50 juta tahun yang lalu. Salah satu paus terawal yang telah punah adalah Basilosaurus yang mempunyai kepala kecil bermoncong menonjol dan bergigi. Basilosaurus mempunyai panjang 25 meter.
Fosil menunjukkan bahwa paus berasal dari hewan daratan berkuku, kemungkinan dari hewan seperti Mesonychid (hewan seperti serigala yang tinggal di pesisir pantai) yang berangsur-angsur kembali menghunii lautan sekitar 50 juta tahun yang lalu. Satu lagi kemungkinan hewan lain yang berubah menjadi paus, adalah Ambulocetus, mamalia seukuran anjing laut namun memiliki panjang 3 meter seberat 325 kilogram.
Pada masa kini dikenal dua kelompok paus, yaitu paus bergigi (Odontoceti) dan paus tidak bergigi (Mysticeti). Paus Odontoceti yang bergigi merupakan pemangsa yang memakanikansotong, dan mamalia laut, mempunyai satu lubang pernapasan. Paus bergigi berkerabat dekat dengan lumba-lumba dan pesut. Paus tidak bergigi berukuran lebih besar daripada ikan paus bergigi dan mempunyai struktur yang dikenal sebagai balin yang berbentuk sikat. Struktur ini berguna untuk menyaring plankton, makanannya, di air. Paus berbalin mempunyai dua lubang pernapasan.